Penguins

Senin, 01 Oktober 2012

SERVER

 SERVER

Secara harfiah, server merupakan komputer yang berfungsi untuk mengatur atau menjadi koordinator pada sistem jaringan komputer. Intinya, Server merupakan induk dari semua komputer yang terhubung. Server bertugas menangani penyimpanan, pengolahan, pendistibusian data secara terpusat, juga sebagai pusat aplikasi bersama (shared) serta pintu gerbang menuju internet (gateway).
Misalnya : pada sebuah Warung Internet (warnet) yang menghubungkan banyak terminal komputer (PC Client) selalu tersedia minimal satu server yang berfungsi sebagai Gateway Computer. Gateway adalah server yang menghubungkan masing-masing PC klien dengan internet.
Ilustrasi sebuah Server dan Client
Ilustrasi sebuah Server dan Client
Server pasti tersedia pada setiap infrastruktur sistem informasi, seperti jaringan Warung Internet (Warnet), perkantoran, Game On-line, Internet Service Provider (ISP), Universitas, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan lain sebagainya.
Selain itu, saat ini diberbagai tempat seperti Mal dan Airport sudah tersedia fasilitas koneksi internet nirkabel berbasiskan teknologi Wireless Fidelity (atau kita sebut sebagai “Hotspot”), seperti di Mal atau Airport. Ketika kita terkoneksi menggunakan Laptop dan browsing suatu situs, sesungguhnya ada sebuah server yang menghubungkan kita ke internet.
Selain itu, masih banyak contoh-contoh lain disekitar kita seperti, menelepon menggunakan HP, main game online, kasir di swalayan dan sebaganya.

[edit] Apa yang dimaksud dengan Client ?

Pada pengertian server, client (atau kadang disebut PC Client) adalah perangkat komputer yang terhubung dengan server. Analoginya adalah server itu adalah seorang Ibu sedangkan Client sendiri merupakan anak-anaknya. Client bisa berjumlah minimal satu komputer dan maksimal tidak terhingga. Client juga sering disebut sebagai Terminal atau Workstation (tapi bukan komputer workstation). Infrastruktur jaringan lokal (Local Area Network) pada dasarnya adalah sistem yang terjadi antara server dan client dalam skala tertentu.
Sebuah aktivitas perkantoran yang memanfaatkan server
Sebuah aktivitas perkantoran yang memanfaatkan server
Secara tradisional, client biasanya adalah sebuah PC Desktop. Tapi saat ini, sebuah client bisa merupakan sebuah Laptop, PDA, HP, Printer, Game Console dan lain-lain. Contohnya, sebuah Game Console seperti Sony Playstation 3 sudah dilengkapi dengan LAN Connector dan WiFi terintegrasi yang berarti dapat menjadi sebuah client.
Hubungan yang terjadi antara Server dan Client umumnya menggunakan dua tipe koneksi : Wire (menggunakan kabel) dan Wireless (tanpa kabel; nirkabel).

[edit] Contoh cara kerja sederhana sebuah Server

  • Perhatikan sebuah Warung Internet (Warnet) yang memiliki sekitar 10 unit atau lebih PC Desktop. Semua PC tersebut pasti terhubung melalui jalinan kabel LAN melalui sebuah perangkat Switch. Ketika kita mengakses internet dari salah satu PC, sebetulnya PC tersebut tidak terkoneksi internet secara langsung tapi dihubungkan oleh sebuah komputer induk yang disebut server. Server itulah yang melakukan koneksi ke internet melalui perangkat modem, lalu membagi koneksi tersebut pada komputer yang ada. Jadi tidak mungkin 30 unit PC dan harus terkoneksi satu-per-satu menggunakan modem secara terpisah ! Selain mahal, akan susah mengontrolnya. Jadi disana server mengambil peranan sebagai gateway (gerbang penghubung) ke dunia internet dan distributor koneksi kemasing-masing komputer.
Contoh cara kerja server dan klien yang terkoneksi internet
Contoh cara kerja server dan klien yang terkoneksi internet
  • Pada kantor sebuah perusahaan umum menggunakan aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning). ERP (seperti software SAP, ORACLE, JDEdward) merupakan sebuah aplikasi yang mengelola sumberdaya perusahaan secara terintegrasi, seperti stock gudang, manajemen keuangan, sales, purchasing, human resource, dan lain-lain sehingga manajemen puncak dapat mengakses berbagai informasi yang saling berkaitan dan seketika (real-time). ERP dijalankan oleh berbagai PC Desktop & notebook dibanyak divisi yang berbeda, yang jumlah bisa mencapai ratusan unit. Untuk mengelola sumberdaya ini, jelas membutuhkan sebuah “komputer induk” yang mendistribusikan berbagai informasi kesemua pihak yang membutuhkannya.

[edit] Mengapa Server berbeda dengan PC biasa ?

Server memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dengan PC biasa. Tapi sebelumnya kita dapat melihat pembagian komputer berdsarkan fungsi & segmentasinya, menjadi lima bagian, yaitu PC Desktop, Notebook, Server, Workstation & Consumer Electronics. Lihat tabel dibawah :
Tabel Pembagian komputer berdasarkan fungsi & segmentasinya
Definisi Ciri Khas Pengguna
Server Merupakan komputer "induk" dari suatu sistem jaringan komputer (network). Performa tinggi. Beroperasi 24-jam x 7-hari non-stop. Device & periferal khusus. Harga "relatif" lebih mahal Institusi, Bisnis, Kantor, dan sebagainya
PC Desktop Merupakan komputer umum yang kita gunakan sehari-hari dirumah/kantor, dimana umumnya diletakkan diatas meja. Umumnya diletakkan di atas meja (Desktop). Beroperasi rata-rata maks. 18-jam/hari. Device & periferal standar dan umum. Individu, dirumah maupun dikantor
Notebook Merupakan komputer "mobile" yang ditujukan untuk user yang mobile. Gampang dibawa, ringan. Performa mirip dengan PC Desktop. Mobile user.
Workstation Merupakan komputer khusus yang digunakan kalangan profesional, umumnya untuk mengolah aplikasi tertentu. Performa tinggi untuk aplikasi tertentu. PC Desktop High-End yang dimodifikasi. Processor, RAM, Graphics & HDD "kelas berat". Harga lebih mahal dari PC Desktop Profesional : arsitek, sound engineer, video/film editor, graphics designer.
Consumer Electronics Merupakan komputer yang digunakan pada perangkat berukuran kecil, mobile dan berfungsi pada aplikasi tertentu. Dibawa kemana-mana, sangat ringan. Berfungsi pada aplikasi tertentu, misalnya telepon. Hanya bergungsi tunggal, sehingga performa rendah. Menggunakan baterai. MP3 Player, Handphone, PDA, Video Player



Tabel Perbandingan kemampuan sebuah PC Desktop dan Server


PC Desktop Server
Performa Baik Sangat Baik
Kebutuhan Daya (Power) Relatif sedang Relatif besar
Daya Tahan (reliabilitas) Cukup Sangat Baik
Upgradable Sangat Baik Baik (terbatas)
Lifecycle (umur pemakaian) 3 tahun 5 tahun
Kompatibilitas Software Sangat Baik Baik (terbatas)
Kompatibilitas Hardware Sangat Baik Baik
Harga Standar Relatif Lebih Mahal

Tabel Contoh perbandingan device antara PC Desktop dan Server


PC Desktop Server
Processor Intel Celeron D, Pentium 4, Pentium D, Core 2 Duo, Core 2 Quad Xeon, Itanium2
Chipset Intel (Motherboard) Intel 945G/P, 965G/P, G31, Q35, X38 Intel 5000P/V/X, 3000, 3210
RAM Unbuffered (DDR, DDR2) ECC atau ECC Registered (DDR, DDR2)
Fully Buffered DIMM (FBDIMM)
HDD ATA (Parallel ATA) Small Computer System Interface (SCSI)
SATA (Serial ATA) SAS (Serial Attached SCSI)
Video Graphics Integrated min. with 64 MB memory Integrated only with 8/16MB memory
PCI Express x16
Power Supply 300 – 500 watt 600 – 1.000 watt
Chassis Mini Tower, Tower Pedestal, Rackmount, Blade

[edit] Server memiliki Karakter juga

Seperti hal-nya manusia, Server juga memiliki karakter tertentu yang membedakannya dengan komputer dan peralatan elektronik lain. Berikut merupakan karakter sebuah server :

[edit] Availability (Ketersediaan)

Availibility maksudnya adalah : sebuah server harus mampu selalu tersedia “melayani” user/client secara terus menerus, yang di-istilahkan dengan 24-jam x 7 hari seminggu. Server juga seharusnya hanya memiliki sedikit “Fault-Tolerant”, yaitu gangguan yang menyebabkan downtime (kegagalan sistem server). Jadi dapat disimpulkan karakter availibility merupakan kemampuan server untuk merespon segala hal permintaan user kapan-pun waktunya.
Fault-tolerant dan downtime merupakan istilah yang sering digunakan pada server. Keduanya memiliki rumus (formula) tertentu yang diartikan sebagai jumlah waktu beroperasi server selama satu tahun tanpa gangguan. Ini dapat dihitung menggunakan rumus “Percent Uptime”, yaitu jumlah angka sembilan pada nilai “percent uptime”. Contoh : Rata-rata sebuah server A memiliki percent uptime sebanyak 99,999% (memiliki total angka 9 sebanyak 5 buah) yang sama dengan 5,26 menit setahun. Artinya diasumsikan server tersebut mengalami gangguan berkisar 5,26 menit / tahun, dengan jumlah hari setahun adalah 365,25 hari.
Analogi : Pada mesin ATM 24-jam kita dapat melakukan berbagai transaksi perbankan yang kita butuhkan, seperti mengambil uang kontan, transfer, membayar tagihan dan lain-lain selama 24 jam. Mesin ATM tidak mengenal kata libur dan berhenti, asal dioperasikan dan dirawat dengan sebagai mana mestinya. Mesin ATM juga selalu diawasi terus menerus oleh operator khusus agar selalu “available”. Inilah yang disebut dengan “Availibility”.

[edit] Scalability (Ketercakupan)

Definisi scalability adalah : sebuah server harus dapat ditingkatkan kemampuannya, yaitu dari sisi performa, fungsi & penambahan jumlah klien. Scalability dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Scale-Up, yaitu kemampuan server untuk di-upgrade komponen & periferalnya (misal : Processor atau RAM) sehingga performa-nya secara keseluruhan akan meningkat dan waktu penggunaan (life-cyle) bisa lebih lama.
  • Scale-Out, yaitu kemampuan unit server untuk ditambah (misal dari satu menjadi tiga unit) agar beban kerja pemrosesannya dapat dibagi rata dan lebih optimal. Misalnya : sebuah perusahaan membuat memisahkan fungsi web e-commerce pada server (Web Server) terpisah dari server database-nya. Salah satu implementasi dari Scale-Out adalah pada server rackmount dan blade system yang akan diterangkan selanjutnya.
Analogi :
  • Bayangkan sebuah PC rakitan yang akan di-upgrade dengan HDD kapasitas lebih besar. Kemampuan PC tersebut untuk mengakomodasi HDD lebih dari satu unit dan kapasitas yang lebih besar berarti disebut “Scalability Scale-Up”
  • Pada sebuah mainan Lego (balok bersusun), maka kita bisa menambah balok-balok baru dengan bentuk tertentu sehingga secara keseluruhan akan membuat lego model baru. Ini salah satu contoh dari “Scalability Scale-Out”.
Struktur karakter sebuah server
Struktur karakter sebuah server

Penggunaan Mysql


Cara - cara memahami dan menggunakan MySQL..

. 2.19.2009
  1. Mengaktifkan MySQL .
  2. Menggunakan MySQL .
  3. Membuat database .
  4. Mengaktifkan database yang telah kita buat sebelumnya .
  5. Membuat sebuah table .
  6. Memodifikasi struktur sebuah table .
  7. Mengisikan data dalam sebuah table .
  8. Menghapus data dalam sebuah table .
  9. Memodifikasi (merubah/ mengedit) data dalam sebuah table .
  10. Mencari data dalam sebuah table .
  11. Fungsi-fungsi tambahan dalam table .


Bagaimana Mengaktifkan MySQL ?

Untuk mengaktifkan MySQL Biasanya dengan menjalankan MySQLD atau MySQLD-NT pada folder MySQL/BIN.
Jika menggunakan paket XAMPP maka tidak perlu lagi menjalankan MYSQLD atau MYSQLD-NT karena dalam paket xampp mysql dapat dijalankan sebagai daemon atau sebagai service (berjalan otomatis ketika computer pertama kali hidup)
Jika dalam paket xampp  anda tidak mengaktifkan service mysql-nya maka kita juga bisa menjalankan xampp-start pada folder xampp .
Agar MySql bisa dijalankan dengan baik ..

BAGAIMANA MENGGUNAKAN MYSQL?

Ada banyak cara menggunakan mysql, bisa lewat command prompt (DOS), lewat PHPMyAdmin, Navicat, MySQL FRONT.
Jangan bingung dengan nama-nama program di atas, karena itu hanya nama saja inti dari keseluruhan program di atas sama yaitu Software untuk Manajemen Database MySQL.
Sekarang tergantung temen-temen sukanya nanti untuk manajemen database MYSQL pake yang mana? Lewat DOS, PHP-MY-ADMIN, Navicat, MySQL FRONT atau apa…
Dan masih banyak lagi program-program yang dapat digunakan untuk manajemen database bisa  (lihat di http://www.mysql.com)  .
Menggunakan MySQL Lewat DOS

Untuk menggunakan DOS Silahkah masuk dulu ke Command Prompt, caranya tekan kombinasi Windows+R (RUN) setelah itu ketik perintah cmd

setelah itu masuk ke folder XAMPP/MYSQL/BIN, misalnya paket xampp terinstall di c:\program files\xampp\

maka masukan perintah :
CD C:\Program Files\Xampp\Mysql\Bin tekan [enter]

Jika sudah berhasil maka langkah berikutnya adalah koneksi atau masuk ke dalam mysql.
Perintah :
Mysql –u nama_user_mysql –h host_database_MYSQL –p [enter]
Contoh :
Mysql –u root –h localhost –p [enter]
Password : [biasanya kosong, kemudian enter]

kemudian command prompt berubah menjadi MYSQL> seperti tanda gambar di atas.
[ bagaimana mudah kan ]

ketika sudah terkoneksi dengan mysql maka perintah-perintah yang dapat dilakukan hanya perintah-perintah cmd mysql saja, bukan lagi perintah cmd windows seperti cd, dir dan lain-lain.

Setiap perintah dalam cmd harus diakhir dengan tandan titik koma (;) kemudian tekan enter, adapun perintah-perintah dalam cmd mysql :
Membuat Database

- create database nama_database; [enter]

Menghapus Database :

- drop database nama_database; [enter]

Melihat database yang ada :

- show databases; [enter]

Mengaktifkan Database :

- use nama_database ; [enter]

catatan :
ketika database sudah aktif maka otomatis ketika kita membuat table, menghapus table, mengisi data table, melihat table SECARA DEFAULT (standar) mengacu pada database yang telah di aktifkan tadi

MySQL

MySQL


          MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius.

Keistimewaan MySQL

MySQL memiliki beberapa keistimewaan, antara lain :
  1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
  2. Perangkat lunak sumber terbuka. MySQL didistribusikan sebagai perangkat lunak sumber terbuka, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
  3. Multi-user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  4. 'Performance tuning', MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
  5. Ragam tipe data. MySQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
  6. Perintah dan Fungsi. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
  7. Keamanan. MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
  8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
  9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
  10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
  11. Antar Muka. MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
  13. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

 

CONTOH JENIS VARIABEL


CONTOH JENIS VARIABEL

1.   Variabel bebas atau variabel penyebab (independent variables)
Variabel bebas adalah variabel yang menyebabkan atau memengaruhi, yaitu faktor-faktor yang diukur, dimanipulasi atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungan antara fenomena yang diobservasi atau diamati.
Contoh : kedisiplinan, kemakmuran dan kepandaian.

2.    Variabel Dependen (Dipengaruhi, Terikat, Output, Kriteria, Konsekuen).
Merupakan variabel yang dipengaruhi atau akibat, karena adanya variabel bebas.
Contoh: Pengaruh Iklan Terhadap Motivasi Pembelian. Iklan = Variabel Independen Motivasi Pembelian = Variabel Dependen.

3.  Variabel Kontrol.
Merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti.
Contoh: Apakah ada perbedaan antara tenaga penjual (sales force) yang lulus D3 dan S1 maka harus ditetapkan variable control berupa gaji yang sama, peralatan yang sama, iklim kerja yang sama, dan lain-lain. Tanpa adanya variabel kontrol maka sulit ditemukan apakah perbedaan penampilan karyawan karena faktor pendidikan.

4.    Variabel Moderator.
Merupakan variabel yang mepengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan
antara variabel independen dengan dependen. Variabel ini sering disebut sebagai
variabel independen kedua.
Contoh: Anak adalah variabel yang memperkuat hubungan suami isteri. Pihak ketiga adalah variabel yang memperlemah hubungan suami isteri.

5.    Variabel Intervening (Antara).
Merupakan variabel yang menghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan namun tidak dapat diamati atau diukur.
 Contoh: Hubungan antara Kualitas Pelayanan (Independent) dengan Kepuasan Konsumen (Intervening) dan Loyalitas (Dependen).

Senin, 24 September 2012

JENDELA KERJA VISUAL BASIC


JENDELA KERJA VISUAL BASIC

            Jendela kerja pada visual basic berbagi mnjadi beberapa bagian jendela spesifik yang berguna untuk mempermudah dalam membuat aplikasi. Beberap bagian jendela tersebut, yaitu:
Menu Bar

            Berisi menu dasar pada visual basic. Pada menu help kadang belum ada karena untuk mendapatkan referensi tentang pemrograman Visual Basic dan aplikasi – aplikasi yang ada, anda perlu meng-install CD MSDN (Microsoft Development Network) terlebih dahulu.

Toolbar

            Berisi ikon-ikon yang akan mempermudah dan mempersingkat anda melakukan perintah yang ada pada menubar. Tabel berikut ini menunjukkan beberapa ikon dan perintah yang dapat dilakukan.

Toolbox

            Berisi kumpulan kontrol yang digunakan dalam pemrograman Visual Basic. Secara default, toolbox ini berisi satu tab General yang berisi 21 kontrol.

Project Explorer

            Jendela Project Explorer ini menunjukkan project yang sedang aktif dan file-file penyusun project yang aktif tersebut.


Properties

            Jendela Properties ini digunakan untuk mengubah properti suatu objek. Pengaturan propertinya dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain:
·           Mengetikkan nilai yang diinginkan, misal properti Caption, Width.
·           Memilih nilai yang telah disediakan , Misal properti Style, Alignment.
·           Memilih dari sample data yang ada, misal properti BackColor, ForeColor.
·           Memilih dengan browsing data, misal properti Picture.
Setelah itu anda juga bisa mengubah dan mengatur properti dari baris pemrograman yang ada.

Form Layout

          Jendela form layout digunakan untuk menentukan poosisi suatu form yang akan  diaktifkan pada saat program dijalankan. Anda bisa mengubah posisinya dengan melakukan drag form ke arah posisi yang diinginkan.

Sumber : http://id.wikipedia.org

MENU DAN KOTAK DIALOG


BEKERJA DENGAN MENU DAN KOTAK DIALOG

            Menu terletak pada baris menu dan mengandung daftar perintah-perintah yang saling berhubungan. Sebagian besar perintah dijalankan langsung setelah diklik. Jika anda pernah menggunakan aplikasi seperti Microsoft Word maka akan terlihat menu-menu tersebut pada bagian atas dan terdiri dari berbagai macam perintah.

            Visual Basic dapat membuat program dengan tampilan menu tersebut, dengan menggunakan menu editor. Pada menu editor ini, anda bisa menambah menu baru, mengubah, mengatur urutannya serta menghapus menu yang sudah tidak dipakai. Menu editor ini juga bisa digunakan untuk menambahkan efek-efek khusus dalam menu seperti tombol akses, tanda cek, dan tombol akses cepat.
            Kita akan langsung membuat aplikasi dengan menggunakan menueditor ini, langkahnya adalah sebagai berikut:  
1.         Buka aplikasi Visual Basic dan buat proyek standar.
 
2.      Klik tombol Menu Editor yang ada pada toolbar.
 
3.     Sehingga akan tampil kotak dialog Menu Editor seperti berikut: Ada beberapa pilihan dalam kotak 
     Menu Editor, seperti Index, Shortcut, HelpContextlD, NegotiatePosition, dan Checket; ini semua 
     termasuk pilihan dan tidak wajib harus anda isi.
4.    Masukkan nama Waktu pada bagian Caption kemudian tekan Tab (ini akan dijadikan caption atau 
     judul menu pertama anda)
5.    Kemudian ketikkan menuWaktu pada bagian Name. (ini akan dijadikan nama menu anda pada 
     program.Awalan menu digunakan untuk mengenali objek menu pada kode program. Hal ini akan
    mempermudah anda mengenali setiap elemen pada kode jika nantinya anda membuat program yang besar
    dan kode program yang semakin kompleks)
6.     Klik tombol Next sehingga judul menu Waktu akan ditambahkan pada program.
7.    Selanjutnya anda bisa menambahkan sub menu yang ada dibawah menu Waktu tersebut, caranya     dengan 
      klik tombol tanda panah kanan sebelum anda memasukkan menu baru.
 
8.       Anda bisa juga menambahkan kombinasi tombol untuk mempercepat eksekusi menu tersebut. Pada 
    bagian shortcut, pilih kombinasi tombol yag akan digunakan.
 
9.        Tambahkan satu objek label yang akan menampilkan data waktu, baik berupa tanggal dan jam ketika 
       program dijalankan.
 
Properti pada label tersebut adalah sebagai berikut.
 
10.  Selanjutnya anda bisa menambahkan kode program agar label menu yang sudah anda susun tadi 
      dapat berfungsi dengan baik. Pada menu jam dan tanggal, masing-masing tambahkan kode program 
      berikut ini
11.   Selanjutnya simpan file tersebut dan jalankan dengan menggunakan menu Run. Ketika anda klik pada 
      menu Jam maka akan tampil waktu jam yang ada pada sistem saat itu.
12.   Anda sudah berhasil membuat aplikasi waktu sederhana.